Tuesday, December 11, 2012

Jenis-jenis pompa air berdasarkan tenaga penggeraknya

Salah satu alat yang berperan penting dalam proses pengolahan air adalah pompa air. Alat ini berfungsi mendistribusikan air dari sumber air ke tempat pengolahan air, menyalurkan air ke konsumen dan sebagainya. Jenis-jenis pompa air pun sangat banyak tergantung dari kegunaannya. Namun kali ini kami coba bahas jenis-jenis pompa air yang secara umum dikenal masyarakat berdasarkan tenaga penggeraknya.

1. Pompa Air Dragon (Pompa air manual)
pompa air manual
Sebagai salah satu jenis pompa air manual, pompa air dragon ini merupakan merk pompa air yang sangat terkenal di sekitar tahun 70-an. Terutama untuk daerah-daerah yang belum terjangkau listrik. Sehingga merk pompa air dragon ini menjadi ikon / image di tengah masyarakat kita waktu itu untuk mewakili istilah pompa air manual. Bagi warga yang memiliki sumur air sendiri, pompa air ini menjadi pilihan untuk menggantikan cara tradisional, menimba air dari sumur.

Cara kerja pompa air manual ini pun sederhana seperti gambar berikut. Ketika tuas pompa di tarik ke atas, piston bergerak ke bawah ke dasar ruangan pompa. Air yang ada dalam pompa akan memasuki ruangan di atas piston melalui klep (valve) pada piston, seperti terlihat pada gambar A.

Ketika tuas pompa didorong ke bawah, piston bergerak naik bersamaan dengan tertutupnya klep piston sehingga air yang ada di atas piston ikut terdorong ke atas dan keluar melalui corong pompa. Di saat bersamaan piston akan menyedot air dari dalam sumur dan air memasuki ruangan di bawah piston melalui klep di dasar pompa yang terbuka di saat piston bergerak ke atas, seperti terlihat pada gambar B.
skema cara kerja pompa air manual, Askema cara kerja pompa air manual, B
2. Pompa Air Sanyo (Pompa air listrik)
Pompa Air Sanyo
Seiring berkembangnya zaman dan aliran listrik sudah banyak masuk ke daerah-daerah, pompa air tenaga listrik (AC 220V) menjadi pilihan untuk menggantikan pompa air manual.  Pompa air merk Sanyo menjadi istilah umum untuk mewakili pompa air tenaga listrik. (Mungkin saat itu, era 70-an - 80-an yang banyak beredar pompa air merk Sanyo ya).

Sekarang cukup banyak merk pompa air yang beredar dengan teknologi yang berbeda-beda. Namun teknologi yang umum dikenal dengan Centrifugal Pumps. Yaitu pompa air yang bekerja berdasarkan daya centrifugal yang dihasilkan oleh impeller (kipas) yang diputar oleh motor listrik. Karena daya centrifugal ini air tersedot (dari sumur) dan terdorong keluar secara kontinyu melalui sirip-sirip impeller seperti gambar berikut ini.
Centrifugal Pumps   Skema Centrifugal Pumps



3. Pompa Air Bensin / Solar (Diesel)
Pompa Air Bensin

Pompa air jenis ini menggunakan motor berbahan bakar bensin atau solar. Cara kerjanyapun sama dengan pompa air listrik di atas. Bedanya hanya pada motor penggerak kipas impeller-nya yang menggunakan bahan bakar bensin atau solar. Biasanya pompa air jenis ini digunakan untuk memompa air dengan volume debit air yang besar. Ini terlihat dari besarnya ukuran pipa atau selang yang diameternya cukup besar.




4. Pompa Air Celup (Submersible)
Pompa Air Aquarium
Sesuai namanya, pompa air listrik ini penggunaannya dicelupkan ke dalam air. Penggunaan yang umum adalah pompa air yang dipakai dalam aquarium untuk mengalirkan air ke tempat penyaringan air sehingga air aquarium terjaga kejernihannya untuk waktu yang lebih lama.

Cara kerjanyapun sama seperti pompa air listrik di atas (no:2), memanfaatkan daya centrifugal dari perputaran kipas impeller untuk mendorong air ke atas. Jenis pompa air celup ini cukup banyak tergantung keperluannya.

Sebenarnya masih ada jenis pompa air yang lain berdasarkan tenaga penggeraknya, seperti pompa air tenaga surya, pompa air tenaga angin dan lain-lain. Kelak kami bahas lain waktu. Terimakasih.
.........................................................................................................................................
Artikel Terkait:
Pompa air tenaga surya (Solar Water Pump)
- Pompa air pada dispesnser galon bawah
- Energi, Baterai dan Aki 
- Daftar TV Digital yang sudah built-in Tuner DVB-T2
- Piston pumps: Pompa air piston
- Diaphragm Pumps: Pompa air diafragma 
- Jenis-jenis pompa air secara umum
.........................................................................................................................................

Sunday, November 18, 2012

Desalinasi, mengolah air laut menjadi air tawar

Salah satu cara untuk mendapatkan sumber air yang layak untuk keperluan hidup sehari-hari adalah dengan mengolah air laut menjadi air tawar. Proses pengolahan air laut menjadi air tawar lebih dikenal dengan istilah Desalinasi. Yaitu mengurangi kadar garam yang terkandung pada air laut sampai pada level tertentu sehingga air laut tersebut layak untuk dipergunakan seperti halnya air tawar. Sebagaimana diketahui, air laut adalah sumber air terbesar di muka bumi sementara air tawar yang tersedia dianggap akan semakin berkurang seiring berkembangnya populasi manusia.
Air laut, sumber air tak terbatas
Ukuran yang biasa digunakan untuk menentukan tinggi-rendahnya kadar garam dalam air laut adalah ppm (part per million) dan digolongkan dalam 3 bagian yaitu:
1. Air laut berkadar garam rendah: 1000 ppm < air laut < 3000 ppm
2. Air laut berkadar garam sedang: 3000 ppm < air laut < 10.000 ppm
3. Air laut berkadar garam tinggi: 10.000 ppm < air laut < 35.000 ppm
Sedang air laut yang berkadar garam dibawah 1000 ppm dikategorikan sebagai air tawar (fresh water) yang layak dipergunakan dalam kehidupan sehari-hari. Semakin tinggi kadar garam dalam air laut akan semakin tinggi pula biaya yang dibutuhkan untuk mengolah air laut menjadi air tawar.

Proses Desalinasi
Ada beberapa proses dalam desalinasi ini, namun yang banyak untuk saat ini hanya ada dua, yaitu:

1. Multistage Flash Distillation System
Sistem ini merupakan pengembangan dari sistem distilasi biasa, yaitu air laut dipanaskan untuk menguapkan air laut dan kemudian uap air yang dihasilkan dikondensasi untuk memperoleh air tawar yang ditampung di tempat terpisah sebagai hasil dari proses distilasi dan dikenal sebagai air distilasi, seperti gambar berikut.
Proses Distilasi
Pada sistem distilasi bertingkat (Multistage Flash Distillation System), air laut dipanaskan berulang-ulang pada setiap tingkat distilasi dimana tekanan pada tingkat sebelumnya dibuat lebih rendah dari tingkat berikutnya.
Berikut contoh gambar sistem MSF yang disederhanakan yang aktualnya dibangun sampai lebih dari sepuluh tingkat.
Multistage Flash Distillation
Evaporator (penguap) dibagi dalam beberapa stage (tahap). Gambar di atas memperlihatkan empat tahap evaporator. Setiap tahap selanjutnya dibagi menjadi flash chamber yang merupakan ruangan yang terletak dibawah pemisah kabut dan bagian kondensor yang terletak diatas pemisah kabut.

Air laut dialirkan dengan pompa ke dalam bagian kondensor melalui tabung penukar panas dan hal ini menyebabkan terjadi pemanasan air laut oleh uap air yang terjadi dalam setiap flash chamber. Kemudian air laut selanjutnya dipanaskan dalam pemanas garam dan kemudian dialirkan ke dalam flash chamber tahap pertama.



Setiap tahap dipertahankan dengan kondisi vakum tertentu dengan sistem vent ejector, dan beda tekanan antara tahap-tahap dipertahankan dengan sistem vent orifices yang terdapat pada vent penyambung pipa yang disambung di antara tahap-tahap.
Air laut yang telah panas mengalir dari tahap bertemperatur tinggi ke tahap bertemperatur rendah melalui suatu bukaan kecil antara setiap tahap yang disebut brine orifice, sementara itu penguapan tiba-tiba (flash evaporates) terjadi dalam setiap chamber. Dan air laut pekat (berkadar garam tinggi) keluar dari tahap terakhir dengan menggunakan pompa garam (brine pump).

Uap air yang terjadi dalam flash chamber pada setiap tahap mengalir melalui pemisah kabut, dan mengeluarkan panas laten ke dalam tabung penukar panas sementara air laut mengalir melalui bagian dalam dan kemudian uap berkondensasi. Air yang terkondensasi dikumpulkan dalam penampung dan kemudian dipompa keluar sebagai air tawar.

(Source: Kelompok Teknologi Pengelolaan Air Bersih dan Limbah Cair, Pusat Pengkajian dan Penerapan Teknologi Lingkungan, BPPT)

2. Reverse Osmosis System
Desalinasi yang menggunakan sistem Reverse Osmosis (RO) lebih kompleks jika dibandingkan dengan sistem RO yang digunakan untuk memurnikan air tawar. Sistem RO yang dipakai dalam desalinasi, air laut yang akan diolah diperlukan pengelolaan awal (pre treatment) sebelum diteruskan ke bagian RO karena masih mengandung partikel padatan tersuspensi, mineral, plankton dan lainnya. Berikut skema desalinasi yang memanfaatkan teknologi Reverse Osmosis (RO).

RO Desalination
Setelah melalui tahap pre-treatment, air laut disalurkan ke membran RO dengan pompa yang bertekanan tinggi sekitar 55 dan 85 bar, tergantung dari suhu dan kadar garamnya. Air yang keluar dari membran RO ini berupa air tawar dan air yang berkadar garam tinggi (brine water). Air tawar selanjutnya dialirkan ke tahapan post treatment untuk diolah kembali agar sesuai dengan standar yang diinginkan. Sedang brine water dibuang melalui Energy Recovery Device. Aliran Brine Water ini masih memiliki tekanan yang tinggi. Tekanan yang tinggi ini dimanfaatkan oleh Energy Recovery Device untuk membantu pompa bertekanan tinggi sehingga tidak terlalu besar memakan daya listrik. Karenanya desalinasi dengan tekonlogi RO ini dianggap yang paling rendah konsumsi daya listriknya diantara sistem desalinasi lainnya.
(Source: www.lenntech.com)
.................................................................................................................................
Artikel terkait:

Tuesday, October 9, 2012

Water Treatment: Tahap-tahap pengolahan air

Sistem pengelolaan air ini dikenal dengan istilah Water Treatment. Ada beberapa tahap pengelolaan air yang harus dilakukan sehingga air tersebut bisa dikatakan layak untuk dipakai. Namun, tidak semua tahap ini diterapkan oleh masing-masing pengelola air, tergantung dari qualitas sumber airnya.

Sebagai contoh, jika sumber airnya berasal dari dalam tanah  (ground water), sistem pengelolaan airnya akan lebih sederhana dari pada yang sumber airnya berasal dari sumber air permukaan, seperti air sungai, danau atau laut. Karena air yang berasal dari dalam tanah telah melalui penyaringan secara alami oleh struktur tanah itu sendiri dan tidak terkontak langsung dengan udara bebas yang mengandung banyak zat-zat pencemaran air.

Berbeda halnya dengan sumber air permukaan yang mudah sekali tercemar. Namun demikian air yang berasal dari dalam tanahpun akan jadi tercemar juga jika sistem penampungan dan penyalurannya tidak bagus.

Secara umum proses pengolahan air dibagi dalam 3 unit, yaitu:

1. Unit Penampungan Awal (Intake)
Unit ini dikenal dengan istilah unit Sadap Air (Intake). Unit ini berfungsi sebagai tempat penampungan air dari sumber airnya. Selain itu unit ini dilengkapi dengan Bar Sceen yang berfungsi sebagai penyaring awal dari benda-benda yang ikut tergenang dalam air seperti sampah daun, kayu dan benda2 lainnya.

2. Unit Pengolahan (Water Treatment)
Pada unit ini, air dari unit penampungan awal diproses melalui beberapa tahapan:

a. Tahap Koagulasi (Coagulation)
Pada tahap ini, air yang berasal dari penampungan awal diproses dengan menambahkan zat kimiaTawas (alum) atau zat sejenis seperti zat garam besi (Salts Iron) atau dengan menggunakan sistem pengadukan cepat (Rapid Mixing). Air yang kotor atau keruh umumnya karena mengandung berbagai partikel koloid yang tidak terpengaruh gaya gravitasi sehingga tidak bisa mengendap dengan sendirinya. Tujuan dari tahap ini adalah untuk menghancurkan partikel koloid (yang menyebabkan air keruh) tadi sehingga terbentuk partikel-partikel kecil namun masih sulit untuk mengendap dengan sendirinya.

b. Tahap Flokulasi (Flocculation)
Proses Flokulasi adalah proses penyisihan kekeruhan air dengan cara penggumpalan partikel untuk dijadikan partikel yang lebih besar (partikel Flok). Pada tahap ini, partikel-partikel kecil yang terkandung dalam air digumpalkan menjadi partikel-partikel yang berukuran lebih besar (Flok) sehingga dapat mengendap dengan sendirinya (karena gravitasi) pada proses berikutnya. Di proses Flokulasi ini dilakukan dengan cara pengadukan lambat (Slow Mixing).

c. Tahap Pengendapan (Sedimentation)
Pada tahap ini partikel-patikel flok tersebut mengendap secara alami di dasar penampungan karena massa jenisnya lebih besar dari unsur air. Kemudian air di alirkan masuk ke tahap penyaringan di Unit Filtrasi.

d. Tahap Penyaringan (Filtration)
Pada tahap ini air disaring melewati media penyaring yang disusun dari bahan-bahan  biasanya berupa pasir dan kerikil silica. Proses ini ditujukan untuk menghilangkan bahan-bahan terlarut dan tak terlarut.

Secara umum setelah melalui proses penyaringan ini air langsung masuk ke unit Penampungan Akhir. Namun untuk meningkatkan qualitas air kadang diperlukan proses tambahan, seperti: 

- Proses Pertukaran Ion (Ion Exchange)
Proses pertukaran ion bertujuan untuk menghilangkan zat pencemar anorganik yang tidak dapat dihilangkan oleh proses filtrasi atau sedimentasi.  Proses pertukaran ion juga digunakan untuk menghilangkan arsenik, kromium, kelebihan fluorida, nitrat, radium, dan uranium.

- Proses Penyerapan (Absorption)
Proses ini bertujuan untuk menyerap / menghilangkan zar pencemar organik, senyawa penyebab rasa, bau dan warna. Biasanya dengan membubuhkan bubuk karbon aktif ke dalam air tersebut.

- Proses Disinfeksi (Disinfection)
Sebelum masuk ke unit Penampungan Akhir, air melalui Proses Disinfeksi dahulu. Yaitu proses pembubuhan bahan kimia Chlorine yang bertujuan untuk membunuh bakteri atau mikroorganisme berbahaya yang terkandung di dalam air tersebut.

3. Unit Penampung Akhir (Reservoir)
Setelah masuk ke tahap ini berarti air sudah siap untuk didistribusikan ke masyarakat.
..........................................................................................................................................
- Air Zam-zam
..........................................................................................................................................

Wednesday, October 3, 2012

Mengungkap makna dibalik logo-logo

Logo Carrefour-Sony Ericsson-Formula 1
Logo umumnya digunakan oleh perusahaan, badan / organisasi, even / acara atau daerah untuk mewakili nama dan karakeristik dari perusahaan atau organisasi. Wujud dari logo ini umumnya berbentuk gambar atau sketsa yang di-design unik dan menarik sehingga setiap kali melihat logo itu orang akan langsung tahu perusahaan atau organisasi yang diwakili logo tersebut. Terkadang keunikan sebuah logo terletak pada misteri yang dikandungnya. Sepintas lalu sebuah logo seperti tidak ada hubungan dengan nama pemilik dari logo tersebut, namun jika diteliti lebih jauh akan terlihat makna yang sebenarnya.
Coba kita lihat beberapa logo yang unik berkut ini.

1. Logo Carrefour
Logo Carrefour
Logo ini tentunya sudah cukup akrab bagi yang suka jalan-jalan. Pemiliknya adalah sebuah perusahaan ritel asal Perancis. Logonya berbentuk mata panah berwarna merah mengarah ke kiri dan anak panah berwarna biru mengarah ke kanan. Hubungannya dengan nama Carrefour...?
Untuk menjawabnya coba kita lihat gambar dibawah ini




Dari gambar no: 2 di atas sudah nampak huruf "C" yang muncul, diperjelas lagi dengan gambar no: 3 dengan mengganti warna putih dengan warna pink. Pada gambar no: 4 warna biru dan merah diganti dengan warnah putih dan yang nampak cuma huruf "C" melambangkan nama Carrefour.
Sedangkan warna merah-putih-biru pada logo Carrefour melambangkan kebalikan dari warna bendera Perancis yang sebagai negara asalnya.

2. Logo Sony Ericsson

Logo Sony Ericsson
Logo ini cukup terkenal bagi penggemar handphone. Pemiliknya adalah perusahan Sony Ericsson yang merupakan merger antara SONY dan ERICSSON. Sepintas lalu logo tersebut tidak berhubungan dengan nama pemiliknya, namun jika diamati lebih seksama akan nampak bahwa logo tersebut mengandung huruf "S" untuk Sony dan huruf "E" untuk Ericsson yang digabung jadi satu mewakili nama perusahaan Sony Ericsson seperti terlihat pada gambar dibawah ini.

Logo Sony Ericsson-modifikasi

Design logo berbentuk bola 3 dimensi dengan kombinasi warna silver di kulit luar tempat huruf  "S" dan huruf "E" bersatu dan hijau di bola kecil bagian  tengahnya, seolah Sony Ericsson "menggenggam" dunia. Mungkin begitu maksud logonya.

3. Logo Formula 1.

Logo Formula 1

Logo di atas tentunya sudah tidak asing lagi, sebagai logo ajang bergengsi balap mobil Formula 1. Sepintas lalu huruf "F" warna hitam mewakili kata Formula dan angka "1" warna merah dengan strip-strip tipis di sisi bagian luar untuk menimbulkan kesan "speed" atau kecepatan.
Namun ternyata angka "1" bukan ditunjukkan oleh bagian logo warna merah. Akan tetapi dibentuk oleh kombinasi huruf "F" dan bagian logo warna merah sehingga membentuk angka "1" diantara huruf "F" dan bagian logo warna merah dengan warna yang sama dengan warna background-nya, putih. Angka "1" tersembunyi di warna background-nya, sama seperti logo Carrefour di atas, huruf "C" nya tersembunyi di warna dasar background.
Berikut gambar logo Formula 1 yang di modifikasi untuk memunculkan angka "1"-nya.

Logo Formula 1-modifikasi

Demikian infonya lain waktu disambung lagi dengan logo yang lain
Terimakasih.
...........................................................................................................................
Artikel Terkait:
Packaging Symbols: Simbol pada kotak kemasan - bag 1
Packaging Symbols: Simbol pada kotak kemasan - bag 2
Hazardous Symbols-1: Simbol Peringatan Berbahaya
Hazardous Symbols-2: Simbol Peringatan Berbahaya
Warning Symbol: Simbol-simbol peringatan pada mesin-mesin industri
Mengenal kode-kode plastik
Membuat simbol kemasan menggunakan font grafis 
- Arti kode pada bagian ekor pesawat terbang sipil
..........................................................................................................................

Monday, October 1, 2012

Warning Symbol: Symbol peringatan pada mesin-mesin industri

Simbol peringatan pada mesin
Jika anda masih / pernah bekerja atau mengunjungi lingkungan industri, mungkin anda cukup akrab atau pernah mengenal diantara beberapa simbol-simbol di bawah ini. Kali ini kami coba posting simbol-simbol yang biasanya terdapat pada mesin-mesin industri yang serba kompleks dan otomatis. Dan simbol-simbol ini berfungsi mengingatkan agar berhati-hati dalam mengoperasikan atau bekerja dengan mesin-mesin tersebut. Diantara simbol simbol berbahaya pada posting-an terdahulu, simbol tersebut juga sering kita temukan pada mesin-mesin industri tergantung dari jenis industrinya.

Berikut simbol-simbol peringatan yang sering dijumpai pada mesin-mesin industri.

1. Moving / Rotating Parts
Rotating parts - entanglement hazard
Rotating parts - entanglement hazard
Keep hands, loose clothing and long hair away from moving parts.
Keep hands, loose clothing and long hair away from moving parts.
Beware of moving machinery
Beware of moving machinery
Beware of moving machinery
Beware of moving machinery
Entanglement hazard
Entanglement hazard
Entanglement - rotating parts
Entanglement - rotating parts
Simbol-simbol di atas, biasanya terdapat pada mesin atau bagian mesin yang bergerak atau berputar. Kita diingatkan untuk menjaga anggota tubuh terutama jari tangan jangan sampai terjepit. Juga bagi yang berambut panjang atau yang berpakaian longgar untuk menjauhi mesin tersebut agar rambut atau pakaian longgarnya tidak terlilit atau terjepit mesin.

2. Cutting Parts / Sharp Edge
Danger for cutter
Danger for cutter
sharp edges watch your fingers
sharp edges watch your fingers
Untuk mesin-mesin yang ada bagian pemotong (cutter) atau memiliki bagian yang tajam, biasanya terdapat simbol-simbol peringatan seperti di atas.

3. Hot Surface
Do not touch the surface
Do not touch the surface
Beware hot surface
Beware hot surface
Untuk mesin-mesin yang mengeluarkan panas yang membahayakan seperti oven biasanya terdapat simbol-simbol peringatan seperti di atas.

4. Others
Danger machinery starts automatically
Danger machinery starts automatically
Conveyor components moving in the track
Conveyor components moving in the track
Keep hands clear
Keep hands clear
Simbol peringatan untuk mesin yang bekerja secara otomatis tergantung ada tidaknya object Simbol peringatan pada conveyor agar berhati-hati terhadap object yang bergerak di atas conveyor Simbol peringatan yang sama seperti pada bagian pertama di atas agar berhati-hati bisa terjepit.

Breakthrough hazard
Breakthrough hazard
Danger drop below
Danger drop below
watch your step
watch your step
Staircase hazard warning
Staircase hazard warning
Slippery floor, slippery surface
Slippery floor, slippery surface
Watch for falling objects
Watch for falling objects
Simbol peringatan pada area yang berbahaya. Biasanya sebagai tanda peringatan sementara disaat ada perbaikan atau maintenance. Hati-hati bisa terperosok dalam lubang, terjatuh, tersandung, lantai yang licin seperti habis di pel atau ada tumpahan oli, atau tertimpa benda atau alat-alat.

Demikian beberapa simbol yang bisa kami kumpulkan yang biasa terdapat pada mesin mesin atau lingkungan industri.Ada baiknya para produsen mesin-mesin untuk industri kecil skala rumah tangga juga mencantumkan atau menempelkan simbol-simbol peringatan di atas pada badan atau bagian mesin yang berbahaya. Karena bagaimanapun juga walau hanya diperuntukan bagi industri rumah tangga, akibat kecelakaannya sama fatalnya dengan akibat yang ditimbulkan oleh mesin-mesin industri besar.
Terimakasih.
.............................................................................................................................

Artikel terkait:
.............................................................................................................................

Saturday, September 22, 2012

AC Water Heater: Pemanas air dicangkok ke AC

Pemanas Air AC
Pemanas air menggunakan AC atau ( AC [Air Conditioner] Water Heater) merupakan jenis pemanas air yang memanfaatkan energi panas yang dihasilkan oleh AC. Ini merupakan inovasi yang masih terbilang baru untuk sebuah pemanas air. Dengan pemanas air AC ini tidak memerlukan energi tambahan baru untuk mendapatkan air panas untuk keperluan rumah tangga, seperti mandi misalnya. Tidak semua tipe AC bisa "dicangkok" dengan pemanas air ini. Umumnya tipe AC split yang bisa dicangkok, sedang tipe AC windows tidak bisa.

Prinsip kerja AC water heater.
Sebelumnya kita lihat dulu cara kerja AC Split pada umumnya, seperti terlihat pada gambar skema di bawah ini.


Skema AC Split
AC menggunakan gas Freon sebagai bahan pendinginnya. Ketika masuk ke Indoor Unit (Evaporator) suhu freon sangat dingin. Suhu yang dingin dari freon dihembuskan keluar untuk mendinginkan ruangan. Suhu ruangan yang lebih panas akan dihisap sehingga freon menjadi panas ketika keluar dari Indoor Unit dan seterusnya masuk ke Outdoor Unit. Setelah masuk ke Outdoor Unit dan sebelum didinginkan di bagian Condenser, freon panas dikompres (dimampatkan) oleh Compressor sehingga suhu freon menjadi lebih panas lagi. Suhu freon yang sangat panas ini didinginkan kembali dengan cara ditiup kipas dibagian condenser. Dan freon kembali masuk ke Indoor Unit melewati expansion valve untuk mengurangi tekanan yang dihasilkan oleh compressor. Begitu seterusnya.

Pada Pemanas Air AC, suhu freon yang sangat tinggi yang keluar dari compressor disalurkan ke elemen pemanas (heat exchanger) yang ada di dalam tangki dan memanaskan air yang ada di dalam tangki tersebut, seperti gambar skema berikut.

Skema AC Water Heater

Setelah keluar dari elemen pemanas yang ada di dalam tangki pemanas, suhu freon tidak terlalu panas dan didinginkan kembali di bagian condenser Outdoor Unit. Keluar dari Outdoor Unit freon yang dingin kembali masuk ke Indoor Unit untuk mendinginkan ruangan. Begitu seterusnya.
Jadi Tangki Pemanas Air yang telah di-design khusus untuk menyimpan dan memanaskan air ini, di-cangkok-kan pada jalur pipa tembaga freon setelah compressor, seperti terlihat pada 2 gambar skema di atas. (1) Gambar Skema AC Split normal, dan (2) Gambar Skema AC Split setelah dicangkok tangki pemanas air.

Kesimpulannya, Pemanas Air jenis ini 100% tergantung pada kerja AC Split. Seberapa banyak kuantitas dan kualitas (suhu air) air panas yang anda dapatkan tergantung seberapa lama AC Split bekerja terus menerus (on) dan seberapa besar kapasitas Tangki Pemanasnya. 

Pada beberapa kasus pemakaian AC untuk rumah tangga, dengan alasan biaya listrik, AC hanya dipakai pada saat-saat tertentu saja, hanya pada malam hari saat mau tidur misalnya. AC menyala efektif hanya sebentar, beberapa jam saja. Dan berakibat pemanas air juga tidak bekerja maksimal, apalagi jika kapasitas Tangki Pemanasnya besar.

Untuk mengatasi masalah ini, produsen Pemanas Air jenis ini telah menyiapkan banyak pilihan Tangki Pemanas yang disesuaikan dengan kebutuhan keluarga. Mulai dari ragam pilihan kapasitas tangki: kecil - sedang - besar, sampai ke jumlah heat exchanger nya: single heat exchanger dan double heat exchanger, menggunakan 2 AC Split.

Double Heat Exchanger Tank
Double Heat Exchanger Tank - 2 AC Split - Wika

Di samping itu ada juga Tangki pemanas double heat exchanger yang salah satu heat exchanger-nya menggunakan energi listrik sebagai cadangan ketika pemanasan dari AC tidak cukup untuk memanaskan air dalam tangki.
Beberapa merk Pemanas Air jenis ini yang telah beredar dipasaran bisa dijadikan pertimbangan, seperti Wika, Mizui dan KIAN (Karya Inovasi Anak Negeri, --- Tribun Batam).

Demikian infonya semoga bermanfaat.
..................................................................................................................................................
Artikel terkait:
..................................................................................................................................................

Wednesday, September 19, 2012

Electric Water Heater: Pemanas Air Listrik




Pemanas air jenis ini menggunakan energi listrik untuk memanaskan airnya. Pemanas air energi listrik ini juga terbagi dua jenis, yang menggunakan tangki (storage) atau yang tidak menggunakan tangki (tankless).

1. Pemanas air listrik pakai tangki (Storage - Electric Water Heater)

Pemanas air listrik jenis ini menggunakan tangki sebagai tempat menyimpan air panas sebelum digunakan. Ciri-cirinya berbentuk silinder horisontal atau vertikal dan karena ukurannya cukup besar dan makan tempat, biasanya dipasang di luar kamar mandi. Dan air di dalam tangki inilah yang dipanaskan sampai mencapai suhu yang dikehendaki.
Komponen dan cara kerjanya terlihat seperti gambar sebelah. Komponen utama alat ini adalah elemen pemanas listrik yang terletak di bagian atas dan bawah tangki. Saat air dingin masuk ke tangki, elemen pemanasnya mulai bekerja memanaskan air dalam tangki sampai mencapai suhu yang dikehendaki. Dan ketika suhu air dalam tangki mulai turun, ke dua elemen pemanas ini bekerja kembali memanaskan air sampai mencapai suhu yang telah di setting. Dengan dimikian suhu air di dalam tangki selalu terjaga dan selalu tersedia setiap dibutuhkan. 


Karenanya, pemanas air listrik pakai tangki ini pemakaian daya listriknya lebih boros. Daya listrik terus tersedot untuk menjaga kestabilan suhu air dalam tangki sekalipun tidak ada yang menggunakan air panas. Berikut contoh produknya merk Reliance dari Amazon dengan kapasitas 6 gallons.

Reliance-Storage Electric Water Heater-6gallon
Reliance-SEWH-6 gallons(click the pic for spec & details, from amazon)
2. Pemanas air listrik tanpa tangki (Tankless - Electric Water Heater)

Untuk jenis yang ke dua ini tidak memerlukan tangki. Jadi airnya tidak perlu ditampung dulu. Sama seperti pemanas air gas tanpa tanki, pemanas air listrik tanpa tangki ini baru bekerja memanaskan air saat kran air di buka. Air dari kran tidak langsung panas, perlu waktu beberapa saat untuk mendapatkan air panas yang diinginkan. Lama nunggunya tergantung dari besar kecilnya watt listrik alat tersebut. Semakin besar watt-nya semakin cepat air panas keluar dari krannya, begitu juga sebaliknya.
Cara kerja sama seperti pemanas air gas tanpa tangki. Saat kran di buka, aliran air terdeteksi oleh sensor aliran air (flow-switch) dan mengaktifkan elemen pemanas di dalam heating module dan memanaskan air sampai suhu yang diinginkan. Setelah mencapai suhu yang diinginkan atau kran di matikan (flow switch tidak mendeteksi adanya aliran air lagi), secara otomatis elemen pemanas pun mati. Jadi saat dibutuhkan saja alat ini bekerja. Dengan demikian konsumsi listriknya lebih hemat, walaupun air panasnya tidak tersedia setiap saat. Harus nunggu dulu beberapa saat setelah alat bekerja. Berikut contoh produknya.
Rheem-tankless electric water heater
Rheem-tankless electric water heater
(from Amazon, click pic for product spec & details)
 
Kesimpulan:

Memakai Tangki
Tanpa Tangki
Ukuran: Besar makan tempat Kecil, tidak makan tempat
Listrik: Boros, bekerja terus Lebih hemat, bekerja saat dubutuhkan
Harga: Mahal   >2 jt-an Lebih murah,   < 1 jt-an
Ketersediaan air panas: selalu ada Mau air panas? nunggu dulu
Cocok untuk keluarga besar Cocok untuk keluarga kecil

Demikian, semoga bermanfaat. Terimakasih.
......................................................................................................................................
Artikel Terkait:
......................................................................................................................................